Friday, March 26, 2010

 

Tutorial Install dan Boot Multi-OS pada Komputer atau Laptop


Alhamdulillah akhirnya saya beli harddisk 500 GB di BEC Bandung. Ini adalah pengalaman pertama saya memiliki harddisk dengan kapasitas sebesar ini. Setelah berpikir saya memiliki ide baru :

Lebih baik hard-disk ini kita install banyak Operating System ya, sekalian untuk praktek juga karena saya belum pernah install lebih dari 1 OS pada sebuah laptop. Bagaimana jika nanti gagal, apakah akan terjadi bad sector pada harddisknya ? berpikir tentang bagian terburuknya, ahh pasrah aja nanti pasti bisa kok di perbaiki lagi.
 

(Artikel ini diupdate pada bulan Desember 2020)

Panduan Installasi Multi-OS pada Laptop

Tipe laptop yang saya pakai adalah  HP Compaq 6520s (Laptop Kampus Politeknik Telkom) dan OS ingin diinstall  adalah : 

  • Windows XP e[X]tra [P]roblem Edition.
  • Windows Se7en Ultimate Edition.
  • Linux Ubuntu 9.10 Codename Karmic Koala.
  • Linux Backtrack 4 Final.
  • Hackintosh IDeneb / IPc / Iatkhos /Kalyway.

Langkah awal installasi adalah menggunakan ubuntu 8.04 Hardy Heron dengan menggunakan Live CD atau USB karena ada tools yang bernama GParted. Tools ini sangat berguna untuk membagi partisi sesuai dengan yang kita inginkan. 

Membuat Live CD untuk Boot OS Ubuntu atau GParted 

Berikut langkah-langkah untuk membuat Live CD untuk Boot OS Ubuntu atau GParted:

  1. Download ISO Ubuntu Hardy Heron di https://releases.ubuntu.com/hardy/.
  2. Atau download Gparted Live Boot di https://sourceforge.net/projects/gparted/.
  3. Burn ISO ke CD dengan menggunakan Nero di https://www.nero.com/ atau Daemon Tools Pro di https://www.daemon-tools.cc/downloads.

Membuat Live USB untuk Boot OS Ubuntu atau GParted

Berikut langkah-langkah untuk Membuat Live USB untuk Boot OS Ubuntu atau GParted:

  1. Download software Unetbootin disini https://unetbootin.sourceforge.net .
  2. Colokan Flashdisk Min 4 GB ke laptop atau PC yang akan digunakan untuk booting.
  3. Jalankan program Unetbootin yang sudah di download.
  4. Pilih Disk Image dengan Tipe ISO, lalu masukan file ISO Ubuntu atau GParted Live.
  5. Pastikan tipenya USB Drive dan periksa Drive Letter Flashdisknya apakah sudah benar
  6. Pilih OK
  7. Tunggu program Unetbootin memindahkan data dari Live ISO Ubuntu atau GParted Live.
  8. Setelah pemindahan file selesai pilih OK.
Ubuntu Hardy Heron Booting Menu

Partisi Drive menggunakan Ubuntu atau GParted Live

Berikut langkah-langkah untuk Partisi Drive menggunakan Ubuntu atau GParted Live:

  1. Masukan CD atau flashdisk yang sudah berisi Ubuntu Hardy Heron atau GParted Live ke dalam laptop atau komputer, agar laptop atau PC dapat boot melalui CD/Flashdisk tekan F9 (pada laptop tipe saya) atau tekan tombol lain sesuai dengan tipe laptop dan PCnya, setelah itu pilih boot via Flashdisk atau CD.
  2. Setelah masuk ke Live Boot, jalankan program GParted (jika boot menggunakan Ubuntu) atau langsung gunakan aplikasi GParted (jika boot menggunakan GParted Live).
  3. Partisi harddisk menjadi 3 primary volume dan 1 extended volume (catatan: maksimal partisi primary adalah 3, jika lebih dari 3 maka partisi ke 4 harus menggunakan tipe extended.
  4. Buatlah Primary Partition 20GB (20480MB) dengan tipe NTFS untuk digunakan Windows XP.
  5. Buatlah Primary Partition 30GB (30720MB) dengan tipe NTFS untuk digunakan Windows 7.
  6. Buatlah Primary Partition  20GB (20480MB) dengan tipe HFS+ untuk digunakan OS X.
  7. Buatlah Extended Partition 15GB (15000MB) dengan tipe EXT3 mounted as / ( Untuk digunakan Ubuntu Karmic)
  8. Buatlah linux-swap Partition 2GB(2048).
  9. Buatlah Extended Partition 411GB (411200 MB) untuk sisanya dengan tipe NTFS, agar dapat digunakan sebagai penyimpanan data.

Membuat Flashdisk Sebagai booting Windows XP

Berikut langkah-langkat untuk Membuat Flashdisk Sebagai booting Windows XP:

  1. Masukan USB Drive yang sudah di format, atau USB Drive yang kosong.
  2. Pastikan tidak ada file pada USB Drive, atau pastikan jika ada file pada USB Drive, file tersebut aman untuk dihapus.
  3. Download Tool memudahkan installasi Windows XP dengan menggunkan software winxp_usb.zip.
  4. Unzip file pada sembarang tempat. (misal. c:\winxp_usb)
  5. Klik file usb_prep8.cmd, lalu command prompt akan terbuka.
  6. Pilih press any key to continue dan aplikasi PeToUSB akan terbuka secara otomatis.
  7. Jangan merubah settingan pada aplikasi PeToUSB, cukup klik “Start” lalu USB akan terformat secara otomatis dalam waktu beberapa detik.
  8. Setelah USB di format jangan menutup 2 aplikasi yang sedang berjalan (PetoUSB dan usb_prep8).
  9. Buka aplikasi command prompt baru lalu pindah ke direktory dimana file bootsect.exe berada, misalkan jika file bootsec.exe berada di c:\winxp_usb\bootsect.exe, maka masuk ke direktori tersebut dengan mengetikan cd winxp_usb. 
  10. Setelah berada dalam directory bootsec.exe, ketikan perintah “bootsect.exe /nt52 X:“. Ubah “X” dengan letter drive USB kamu. Jika berhasil maka akan muncul tulisan “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes.” 
  11. Tutup aplikasi command prompt ini (jangan menutup aplikasi usb_prep8 dan aplikasi PeToUSB).
  12. Tutup jendela PeToUSB (jangan menutup aplikasi usb_prep8).
  13. Stelah itu akan muncul perintah seperti ini. "Now you need to enter the correct information for numbers 1-3".
  14. Tekan 1 lalu enter. Windows baru akan terbuka, pastikan pilih folder yang berisi setup Windows XP atau bisa menggunakan folder pada CDROM jika ada Windows XP didalamnya)
  15. Tekan 2 lalu kan muncul perintah ini "enter a letter NOT currently assigned to a drive on your PC", ketik T.
  16. Tekan 3 dan masukkan drive letter dari flashdisk kamu.
  17. Tekan 4 untuk memulai proses.
  18. Skrip akan menanyakan apakah tidak masalah untuk memformat drive T : (Ini hanyalah drive temp yang dibuat program untuk menyimpan file instalasi windows). Tekan Y lalu enter.
  19. Setelah selesai memformat, tekan enter untuk melanjutkan lagi, Anda sekarang akan melihat program menyalin file Windows XP dari CD Anda ke drive temp yang dibuatnya. Ini akan memakan waktu sekitar 3-5 menit. Setelah ini selesai tekan enter untuk melanjutkan lagi.
  20. Selanjutnya Anda akan melihat kotak pop up yang meminta Anda untuk menyalin file dari drive temp ke drive USB. Tentu saja, klik "Ya". Ini akan memakan waktu sekitar 15 menit, tergantung kecepatan USB Anda. Dalam kasus saya, butuh sekitar 30 Menit.
  21. Setelah program selesai menyalin file, jendela popup yang menanyakan "you would like to USB drive to be preferred boot drive X: " pilih YES.
  22. Anda sudah selesai dengan bagian ini. Sekarang pilih YES untuk melepas drive virtual.

Booting Installasi Windows XP menggunakan Flashdisk

Berikut langkah-langkat untuk Booting Installasi Windows XP menggunakan Flashdisk:

  1. Pada saat booting, tekan F9 atau tombol lain sesuai dengan laptop atau PCnya, agar bisa memilih drive yang digunakan untuk booting.
  2. Pilih USB pada menu booting.
  3. Installasi akan menggunakan 2 tahap yaitu, Text Installation dan GUI Installation.
  4. Pada menu ini pertama tama pilih nomor 2 yaitu, Text installation dan tunggu installasi sampai dengan habis.
  5. Setelah Text installation pilih nomor 1, yaitu GUI installation. 
  6. Setelah GUI Installation selesai jangan lupa pilih boot melalui USB lagi dan pilih nomor 1. (Hal ini dilakukan untuk menghindari error "hal.dll not found errors").

PENTING! Jangan melepas USB Stick sampai kamu melihat XP's Login Screen!

Semoga artikel ini bermanfaat ya. Jangan lupa cantumkan sumbernya jika teman teman ini menyalin artikel ini.

0 comments:

Post a Comment